RSS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

'BoUt Me

My photo
Jakarta, Indonesia
All my friends, I really need some advise to you all for increasing my blog.., take care and be happy !!!!!!!

Saturday, March 13, 2010

Mau Jantung Sehat? Jangan Lupa Serat!

| | 0 comments


Senin, 8 Maret 2010 | 14:36 WIB
TERKAIT:

* Butuh Serat dan Vitamin? Rujak Aja!
* Jauhi Penyakit dengan Melahap Serat
* Melihat Manfaat Serat
* Lemak Tinggi dan Rendah Serat Bikin Anak Cepat Puber
* Serat dan Probiotik Tingkatkan Kekebalan
* GramediaShop: Health Secret Of Kefir
* GramediaShop: Bebas Dari Kanker Dgn Terapi Alternatif

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia, termasuk di Indonesia. Meningkatnya jumlah kematian tersebut dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup. Diet tinggi serat membantu menghindari serangan mematikan itu.

Semua orang tentu takut terkena serangan jantung yang bisa berakhir dengan kematian mendadak. Mengutip sebuah laporan, dalam sebuah seminar tentang jantung, Dr. Idris Idham, Sp.JP, FESC, mengatakan bahwa lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat mengalami serangan jantung setiap tahunnya.

Separuh di antara mereka mengalami kematian pada jam-jam pertama setelah serangan. Setengah lainnya berhasil mencapai rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dan dirawat di Unit Perawatan Koroner Intensif (ICCU) atau disebut juga Unit Perawatan Kardiovaskular Intensif (Cardio Vascular Care Unit).

Angka kematian pasien yang sempat masuk rumah sakit mencapai sekitar 15 persen, biasanya akibat matinya (necrose) otot jantung yang luas. Sekitar 425.000 pasien yang dirawat bisa meninggalkan rumah sakit, tetapi sekitar 10 persen (42.000 orang) dari jumlah itu meninggal setelah setahun kemudian.

Menurut Dr. Idris, serangan jantung terjadi bila terdapat kematian otot-otot jantung yang disebabkan oleh terhentinya pasokan darah ke otot jantung. Kejadian itu akibat tersumbatnya satu atau lebih pembuluh darah arteri koroner oleh gumpalan darah. Gumpalan darah ini disebut trombus. Tersumbatnya pembuluh koroner mengakibatkan otot-otot jantung lain tidak mendapat pasokan darah dengan segala nutrisi yang ada di dalamnya, seperti glukosa, vitamin, dan mineral, hormon-hormon dan elektrolit seperti natrium, kalium, magnesium, dan kalsium.

Meski begitu, Anda tak perlu cemas. Untuk mengurangi risiko gangguan di atas, berbagai upaya dapat dilakukan. Intinya adalah selalu menjaga kadar kolesterol darah yang bisa menjadi biang penyumbatan pembuluh koroner, tidak tinggi. Selain memanfaatkan vitamin B3 (niasin), C, dan E, upaya itu juga dapat dilakukan dengan diet tinggi serat.

Manfaat Serat
Dulu serat dianggap sebagai the forgotten nutrient karena fungsinya belum jelas. Namun, sebagai salah satu komponen bahan makanan, kini serat diketahui punya peran penting dalam menjaga kesehatan.

Serat terdiri dari dua jenis, yakni serat larut dan tak larut. Serat larut tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi larut dalam air panas. Serat larut inilah yang membuat perut kenyang lebih lama dan memberikan energi lebih panjang serta bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Umumnya terdapat pada buah dan sayur, terutama serelia seperti oat.

Serat tak larut tidak dapat dicerna dan juga tidak larut dalam air panas. Meski tidak dapat dicerna, kata DR. Ali Khomsan, serat punya fungsi metabolisme zat gizi yang penting. Di dalam pencernaan, serat membantu proses fermentasi sari makanan. Serat ini bermanfaat mencegah sembelit, bersifat lembut bagi usus dan menghindarkan risiko kanker perut. Serat ini terdapat pada sayuran seperti asparagus, kacang polong, dan serelia seperti oat.

Karena tidak dicerna, serat masuk ke kolon (usus besar) dalam keadaan utuh. Serat mencapai kolon dalam volume besar dan membutuhkan tempat luas, sehingga menimbulkan perasaan kenyang. Karena itu, kehadiran serat dalam lambung dan saluran pencernaan akan mengurangi keinginan seseorang untuk makan lebih banyak, sehingga mencegah timbulnya risiko kegemukan.

Menurut Dr. Lanny Lestiani, Sp.G(K), MSc., ahli gizi dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), makanan tinggi serat membantu menurunkan kolestrol di dalam darah. Serat bermanfaat dalam menahan air dan viskositas di saluran pencernaan, akan diubah menjadi gel di dalam usus. Tujuannya untuk menahan air sehingga orang tidak mudah lapar.

Sayur Masak
DR. Ali Khomsan menambahkan, sumber serat seperti sayuran dan buah-buahan mudah dijumpai dalam menu sehari-hari. Sayuran bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah atau setelah diproses melalui perebusan. Meski begitu, hasil penelitian seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Rahayu, tahun 1990, menunjukkan serat makanan dalam sayuran yang dimasak justru meningkat dibandingkan dengan sayuran mentah.

Bagaimana bisa demikian? Proses pemasakan memang akan menghilangkan beberapa zat gizi. Selain itu, proses pemasakan juga menyebabkan terjadinya reaksi pencokelatan yang dalam analisis gizi terhitung sebagai serat makanan. Inilah yang menyebabkan sayuran yang dimasak punya kandungan serat lebih tinggi. Dalam penelitiannya, Rahayu menemukan bahwa sayuran yang direbus dengan air menghasilkan kadar serat makanan tertinggi (6,40 persen), dikukus (6,24 persen), dimasak dengan santan (5,98 persen), dan mentah (5,97 persen).

Secara umum, kandungan serat di dalam sayuran mencapai 32 persen, buah 38 persen, gandum 32 persen, dan kacang 25 persen. Kata Dr. Lanny, kebutuhan serat untuk orang Indonesia adalah 10-14 gr/1.000 kalori.

Serat Oat
Tak bisa dipungkiri, kini Indonesia dibanjiri produk oat, yang sering disebut havermut, masuk dalam keluarga serelia. Dibanding beras yang tiap 100 gramnya mengandung 0,1 gram serat larut dan gandum yang hanya 2,2 gram, per 100 gram oat mengandung 5,1 gram serat larut. Kandungan serat yang tinggi ini membuat oat layak dijadikan dijadikan pilihan untuk diet tinggi serat.

Sebagai gambaran, serat yang larut dalam tubuh dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Peran itulah yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, hingga menurunkan risiko PJK. Orang yang mengalami obesitas pun bisa mengombinasikan oat dengan makanan rendah kolesterol dan lemak. Oat bisa dimanfaatkan dalam bentuk bubur gandum, biskuit, maupun roti.

Bagaimana oat menurunkan kadar kolesterol dalam darah? Berikut ini uraian singkatnya:

1. Di dalam hati, kolesterol diubah menjadi asam empedu, kemudian dilepas ke usus halus untuk membantu mencerna lemak dari makanan yang dikonsumsi.

2. Bila mengasup oatmeal, serat larut oat dalam usus halus membentuk gel yang mengikat lemak, kolesterol, dan asam empedu.

3. Karena diikat oleh serat larut oat yang berbentuk gel, sebagian asam empedu tidak dapat diserap kembali melalui dinding usus halus, kemudian asam empedu dikeluarkan melalui usus besar, sehingga asam empedu di hati berkurang.

4. Untuk menggantikan asam empedu yang hilang, hati akan menarik kolesterol dari darah untuk memproduksi asam empedu.

5. Akibatnya, total kadar kolesterol darah akan menurun.

6. Dengan menurunnya kadar kolesterol darah, risiko PJK dapat dicegah.

Source : KOMPAS.com
Read more...

Kentang goreng punya efek menenangkan

| | 0 comments

Gizi.net - Kentang goreng seringkali diklaim sebagai makanan yang tidak bersahabat dengan kesehatan, namun sebuah penelitian mengungkap, kandungan karbohidrat pada kentang atau rasa dan baunya dapat membuat orang lebih tenang dan bahagia.

Penelitian yang didanai Potato Coucil dan dilakukan oleh Aston University di Birmingham, Inggris bertanya kepada 60 pria dan wanita untuk menonton cuplilkan film mengenai pemboman Hiroshima pada perang dunia II selama lima menit.

Kemudian, mereka dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, kelompok yang diberikan majalah untuk menghilangkan kesan mereka terhadap film itu. sementara itu, kelompok lainnya diberikan sepiring kentang goreng.

Mereka juga diberikan pertanyaan sebelum dan sesudah pemutaran film, serta pertanyaan usai mengonsumsi kentang goreng atau membaca.

"Data psikologis menunjukkan, partisipan yang merasa sedih akan merasa lebih senang setelah makan kentang goreng," ujar Dr. Mike Gree dari Aston University.

Dia menambahkan, fakta yang berhasil dikumpulkan, kelompok kedua bahkan dapat merasa lebih tenang setelah 20 menit.

"Mungkin saja itu disebabkan dampak biologis disebabkan komponen nutrisi dari komposisi kimia otak atau mungkin hanya sebagai sensasi menyenangkan yang dipicu oleh rasa kentang goreng," tutur Mike.

Jadi jika suatu waktu, Anda tengah merasa sedih atau gundah, satu porsi kentang goreng bisa saja membuat suasana hati Anda bisa jadi lebih baik.

Sumber : Republika OnLine › GAYA HIDUP › Info Sehat - Senin, 15 February 2010
Read more...

Powerful Free Radical desist Carambola

| | 0 comments

Buah belimbing sangat ampuh tangkal radikal bebas.
Buah yang satu ini memang tidak sepopuler buah pencuci mulut lainnya. Padahal bila matang, buah ini memiliki rasa manis yang menyegarkan. Belimbing buah asli India dengan bentuk unik itu ada dua jenis, belimbing manis (Averrhoa Carambola) dan belimbing sayur atau belimbing wuluh (Averrhoa bilim) yang rasanya asam.

Buah belimbing mempunyai kandungan gizi cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram buah belimbing yang matang mengandung energi (35 kal), protein (50 gram), lemak (0,7 gram), karbohidrat (7,70 gram), kalsium (8 mg), serat (0,90 gram), vitamin A (18 RE), vitamin C (33Mg) dan niacin (0,40 gram).

Untuk kesehatan berbagai manfaat dapat diambil dari belimbing manis. Sebagai sumber vitamin, khususnya vitamin A dan C, belimbing adalah antioksidan ampuh dalam memerangi radikal bebas. Buah ini juga mampu membantu mencegah penyebaran sel-sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah sariawan.

Belimbing mengandung pektin yang mampu mengikat kolesterol dan asam empedu terdapat dalam usus dan membantu pengeluarannya. Selain itu, buah ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Kandungan serat yang tinggi, membuat belimbing bermanfaat untuk melancarkan proses pencernaan. Kadar kalium yang tinggi, serta natrium yang rendah, juga cocok sebagai obat hipertensi. Untuk penggemar buah yang memiliki kelebihan berat badan, belimbing baik untuk pilihan karena mengandung kaloi rendah.

Selain manfaat yang dapat diambil dari buah, bunga dan akar pohon belimbing pun memiliki khasiat. Bunga belimbing ternyata memiliki sifat khas manis dan menetralkan plus kandungan kimia berupa glukosida, vitamin B, dan vitamin C. Bunga belimbing manis memiliki khasiat sebagi antipiretik dan ekspektoran, sehingga dapat dimanfaatkan mengatasi batuk pada anak-anak. Akar pohon belimbing juga dapat dimanfaatkan untuk sakit kepala dan nyeri persendian (rematik). Kini, bila ada buah belimbing di pasar, jangan ragu untuk membeli. (cr1/itz)

Sumber : Republika Online - Kesehatan - By Republika Newsroom
Kamis, 02 April 2009 pukul 13:20:00
Read more...

Khasiat Kulit & Biji Anggur

| | 0 comments


Gizi.net - JAKARTA-- Rasa anggur yang menyegarkan, membuatnya banyak diminati. Nyatanya buah itu juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, lemah jantung dan masalah kulit.

Pada tahun 1870, Dr. John Harvey Kellog, memberikan resep anggur untuk berbagai penyakit. Untuk kesembuhan, dia hanya memberikan resep makan buah anggur dengan takaran tertentu.

Menurut The George Mateljan Foundation, anggur memiliki nilai gizi yang sangat luar biasa. Tiap 100 gram anggur paling tidak 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan mineral dalam anggur yang memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh antara lain mangan. Zat itu sangat diperlukan tubuh dalam sintesis energi sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula dalam darah. Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.

Anggur disebut mengandung karotenoid dan likopen yang tinggi. Kedua zat kimia tersebut dikenal luas akan kemampuannya menghambat berbagai penyakit tubuh. Kandungan antioksidan dalam anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan.

Kandungan vitamin C, B6, K dan B1 dalam anggur juga tinggi dengan khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Vitamin C buah anggur dapat meningkatkan imunitas dan penyembuhan luka. Kandungan B6 pada anggur juga sangat penting untuk otak agar dapat berfungsi normal.

Kulit anggur juga memiliki kandungan resveratrol yang merupakan sumber penting dari flavonoids, termasuk katekin, quercetin, prosianidin, dan antosianin.

Resveratrol ditemukan pada sebagian besar kulit buah anggur. Penelitian beberapa tahun terakhir menyimpulkan, resveratrol kemungkinan dapat membantu awet muda dan mencegah kanker.

Khasiat lain yang dimiliki anggur adalah untuk mengatasi kelelahan dan hipoglikemi karena kandungan gula alaminya yang sangat tinggi, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Jus anggur dipercaya dapat mencegah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit infeksi virus seperti influenza, polio dan herpes.

Selain itu, biji anggur juga diyakini mengandung mineral, seng dan mangan yang bermanfaat bagi tubuh.

Kini mengonsumsi anggur, tak perlu lagi membuang kulit dan bijinya untuk memperoleh manfaat maksimal. (cr1/berbagai sumber/rin)

Sumber : Republika Online - Kesehatan - By Republika Newsroom
Kamis, 09 April 2009 pukul 17:19:00
Read more...

FreuNde

 
 

MiZzY's blog | Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
top